| |
Artikel |
Pesan Singkat |
Statistik Web |
Hits : 4585 hits
Month : 1755 users
Today : 137 users
Online : 8
users |
Random Gallery |
 Dilihat : 476 Pengirim : wagiran Komentar : 0
Bikin Website ? |
Gampang dan murah |
Langganan berita dari kami |
|
|
 |
|
Muhammadiyah Jatim Tetapkan Awal Ramadhan 1431 H: 11 Agustus 2010 Kamis, 22 Juli 10 - oleh : immasjid
Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur berdasarkan hasil hisab menetapkan 1 Ramadhan 1431 Hijriyah jatuh pada 11 Agustus 2010."Penetapan itu sesuai dengan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PW Muhammadiyah," kata Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Timur, di Surabaya, Sabtu malam.
Dijelaskannya, awal Ramadhan tahun ini dimulai pada Rabu legi, 11 Agustus 2010. Ini, kata Nadjib, karena ijtima` akhir Sya`ban terjadi pada Selasa, 10 Agustus, bertepatan dengan 29 Sya`ban 1431 Hijriyah pukul 10.09 WIB."Pada saat matahari terbenam hari itu, hilal sudah wujud 2 derajat lebih. Jadi, tanggal 10 Agustus malam sudah mulai tarawih," tukas Nadjib.
Pria yang juga anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur tersebut juga menegaskan, bahwa penghitungan di PW Muhammadiyah Jawa Timur, sama dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. "Hasil penghitungan memang di level provinsi, tapi sama dengan penghitungan dengan PP. Jadi tidak ada perbedaan antara PW dan PP," papar dia.
Disinggung apakah akan ada perbedaaan dengan Nahdlatul Ulama serta pemerintah pusat, Nadjib belum bisa memastikannya. Hanya saja, kata dia, sangat besar kemungkinan awal Ramadhan akan sama dan tidak ada perbedaan."Sepertinya akan sama, sebab hilal sudah wujud lebih dari 2 derajat. Jadi, Insya Allah sama," tuturnya.
Nadjib juga mengaku, hasil penghitungan ini juga akan dikomunikasikan dan dilaporkan ke pemerintah. "Pasti kami laporkan ke pemerinah tentang penghitungan hisab Majelis Tarjih Muhammadiyah ini," tegas pria berambut ikal tersebut.
Sementara, lanjut dia, Muhammadiyah Jawa Timur juga mengimbau kepada umat Islam di Indonesia, pada umumnya, untuk menghadapi bulan suci Ramadhan dengan suka cita.Selain itu, menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan dan memperkokoh tali silaturahmi dengan siapa saja, termasuk keluarga, teman dan semua masyarakat.
Muhammadiyah Jawa Timur, kata dia, juga mengimbau kepada masyarakat Islam untuk menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk introspeksi atas segala kesalahan dengan jalan memohon ampunan dan rahmat Allah SWT. "Mari kita jauhi kemungkaran dan berlomba-lomba demi kebaikan. Apalagi, di bulan Ramadhan, pahala segala kebaikan kita dilipatgandakan pahalanya," ucap Nadjib Hamid.
Sumber:
republika.co.id
------------
Catatan admin www.immasjid.com:
Apakah Muhammadiyah, NU dan Ormas Islam lainnya berhak menentukan awal dan akhir Ramadlan?
Lalu, Siapakah "Ulil Amri" kita?
Demikianlah, bila di negeri yang dihuni oleh mayoritas umat Islam -sekali lagi mayoritas Umat Islam menghuni negeri ini- tidak diterapkan Syari'at Islam secara totalitas maka kondisinya akan seperti ini. Kacau balau, masing-masing mengklaim sebagai otoritas Islam.
Kita kehilangan Ulil Amri yang mau menegakkan Syari'at Islam secara kaffah.
Lalu, dimana suara para pejabat DEPAG, Dosen IAIN dan Universitas Islam, Kyai, Gus, Ustadz, Ustadzah, Ulama, tokoh Umat Islam dan kita kaum muslimin?
Lalu, dimana suara Muhammadiyah yang mengaku pengikut Nabi Muhammad saw dan NU yang mengaku organisasi kumpulan para Ulama yang bangkit (Nahdlatul Ulama) dalam menyuarakan Syari'at Islam secara kaffah?
Dimana tanggungjawab mereka dalam menyuarakan pelaksanaan syari'at Islam secara kaffah?
Apakah kita merasa cukup dengan sistim buatan manusia yang belum melaksanakan / menolak berlakunya Syari'at Islam?
Bukankah kita mengaku sebagai muslim yang menganut Syari'at Islam?
Mari suarakan tegaknya Syari'at Islam secara kaffah, baik sendiri-sendiri maupun secara berjama'ah !!!
kirim ke teman | versi cetak
Tidak ada komentar tentang artikel ini.
Formulir Komentar | Aturan >>
|
|
 |
|
Pencarian |
Polling..... |
Kalender |
Top Download |
Link Terbaru | Tampilkan situs Anda di sini.
» Tambah link baru
» Browse link
Artikel Terakhir |
Jadwal Waktu Shalat |
|
Jadwal Shalat hari ini Daerah Semarang Dan sekitarnya |
| Shubuh |
4:26 WIB |
| Zhuhur |
11:36 WIB |
| Ashar |
14:53 WIB |
| Maghrib |
17:37 WIB |
| Isya |
18:43
WIB |
| Data : |
08-09-10 |
Etalase |
Dapatkan di toko buku anda
|
UMAT ISLAM WASPADALAH !!! |
REVISI:
KURIKULUM IAIN, UIN & PTAI
DAN
BERSIHKAN:
DEPAG, IAIN, PESANTREN, UNIVERSITAS, PARPOL, ORMAS, DAN LSM ISLAM DARI OKNUM-OKNUM PENYUSUP PAHAM SESAT: PLURALISME, SEKULARISME DAN LIBERALISME
SEKARANG JUGA !!!
ooo 0 ooo
NASEHAT UNTUK PENGURUS MUI:
MUI JANGAN JADIKAN AJANG REBUTAN ORMAS ISLAM YANG HANYA CARI PRESTIS ! ! !
BILA ANDA MENJADI PENGURUS MUI SUARAKANLAH PENEGAKAN SYARI'AT ISLAM SECARA KAFFAH ! ! !
BICARALAH UNTUK MENYUARAKAN ISLAM DAN JANGAN MEMBISU ! ! !
BERSUARALAH YANG LANTANG - SUPAYA UMAT MENDENGAR SERUANMU ! ! !
|
|
|