Anak muda Islam
kan kau rasakan nikmatnya kegelisahan
bila ghirah di hatimu tumbuh bergejolak dan meradang
bergerak dalam empati yang datang bergelombang nan garang
bagaikan gemuruh halilintar yang mengiringi badai menjelang petang
dan bergetarnya puncak gunung menahan lahar berhamburan untuk terbang

Cobalah engkau membagi rasa
betapa gundahnya hati seorang muslim muda
yang mampu melihat dari hatinya yang merana
betapa deislamisasi berjalan di hadapannya
andai jiwanya ditanya: “Mengapa tak engkau cari ketenangan dirimu?”
logikanya kan menjawab: “Kegelisahan ini adalah ketenteramanku!”
Meskipun malamnya tak semeriah senja
atau hari-harinya tak penuh canda tawa dan ceria
dan bunga-bunga liar tak tumbuh lagi di semaknya
sebab kesadarannya tak hanya dalam tangisan
karena jiwanya menuju barisan di depan
dan nafasnya berhamburan berkesinambungan
memang seharusnyalah demikian
oo 0 oo
